|
Bila kita berkunjung ke suatu tempat, daerah atau lebih tepatnya desa, pasti akan kita temukan kekhasan dan keunikan, entah itu soal makanan, kerajinan, hasil bumi bisa juga penemuan teknologi di daerah tersebut. Selama ini, jarang sekali, keunggulan desa atau daerah diperhatikan dan dipublikasikan ke daerah lain. Wajar, bila sangat susah dikembangkan menjadi suatu peluang pasar yang bisa diandalkan.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 22 June 2012 )
|
|
|
Berjalan-jalan ke pasar tradisional, melihat buah-buahan segar pastilah hati kita senang dan ingin mencobanya. Tetapi ketika kita bertanya kepada penjual, ini apel dari mana? klengkeng dari mana? jeruk dari mana? Dan seterusnya. Hati kita akan miris mendengar jawaban penjual buah tersebut. Mereka menjawab, klengkeng dari Thailand, jeruk dari China, apel dari Amerika dan seterusnya. Ini kenyataan ketika pasar kita dibanjiri produk-produk pertanian dari China, Thailand, Vietnam, India, Amerika Serikat, Australia dan Eropa.
|
|
|
Pendahuluan Tulisan ini sengaja dibuat dengan maksud untuk menjawab beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada saya antara lain. Pertama, Mengapa BMT kita dirikan? Kedua, Apa saja yang telah dilakukan BMT? Ketiga,Gambaran apakah yang akan dicapai BMT? Keempat, Apa saja yang menjadi ukuran kemanfaatan BMT? Kelima,Apakah kelebihan dan kekurangan ukuran kemanfaatan tersebut? Berikut akan kami jelaskan satu persatu.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 05 April 2012 )
|
|
|
Sektor riil merupakan pilar ekonomi makro di sebagian besar negara termasuk Indonesia. Khusus di negara kita, pelaku utama sektor riil adalah usaha kecil dan menengah (UKM). Jumlah UKM hingga 2011 mencapai sekitar 52 juta unit. UKM di Indonesia sangat penting bagi ekonomi karena menyumbang 60% dari PDB dan menampung 97% tenaga kerja.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 30 May 2012 )
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>
|